Saya Bukan Malaikat
by Cak CholikDi kantin Segar Nikmat, Cak Duroko mengomel panjang-pendek: ” Wong sepakbola kok hobinya menjadi juara ketiga. Prestasi club Bintang Lapangan ternyata tak sebanding dengan nama besar perusahaan. Prestasi yang sungguh memalukan sekaligus mengecewakan. Mengurus satu bola dan sebelas orang saja tak becus apalagi menangani tugas yang lebih besar “.Entah karena kepercayaan atau berkat black campaign yang gencar dilakukan, akhirnya cak Duroko diangkat menjadi Ketua Club sepakbola Bintang Lapangan. Tugas pokok cak Duroko hanya satu yaitu meningkatkan prestasi sepakbola perusahaan agar bisa berjaya disegala medan dan cuaca.
Setelah tiga bulan dalam masa kepemimpinnnya, alih-alih bintangnya bersinar, club yang dipimpinnya justeru anjlok prestasinya. Jika sebelumnya Bintang Lapangan langganan juara ketiga, kini bolak-balik club berseragam kuning kunyit itu selalu menjadi Juara Tanpa Harapan, alias keok melulu.
” Cak Duroko, bagaimana nich prestasi Bintang Lapangan kok menukik ke tanah, termehek-mehek melulu”, kata Bang Irus yang disambut tepuk tangan karyawan yang lain.
” Saya bukan malaikat, tauuuuuuuuuuu”, kata Cak Duroko sambil ngloyor meninggalkan kantin karyawan dengan muka masam.
Selidik punya selidik, ternyata Cak Duroko dalam menjalankan kepemimpinannya menggunakan tangan besi dan hobi mengumbar celaan. Jika ada pemain yang salah Cak Duro tak segan-segan mencelanya : ” Hei, nomer 7, kamu itu cocoknya memang bukan di club sepakbola tetapi jadi sprinter. Bola kok selalu berada dibelakangmu !!”. Kali yang lain Cak Duroko mencela penjaga gawang : ” Kamu ini bisulen atau ambaien sih, gerakan kiper kok lambat kayak keong gitu. Apa memang begitu yang diajarkan oleh pimpinanmu yang dulu?”
” Saya bukan malaikat, bos”, begitulah kalimat yang keluar dari mulut Cak Duroko setiap ditanya prestasi club yang tak kunjung meningkat. Akibat dari gaya kepimpinannya yang amburadul tersebut pimpinan perusahaan memberhentikan Cak Duroko sebagai Ketua Club Bintang Lapangan.
Ternyata mencela orang lain itu lebih mudah. Secara tidak kita sadari manakala sebuah jari kita menunjuk kepada orang lain, empat jari lainnya mengarah kepada diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita tidak mudah mencela karena sesungguhnya mencela itu perbuatan yang buruk.
Mari kita simak hadits berikut ini.
Ibnu Abbas ra. mengutarakan, Muhammad Rasulullah saw. bersabda : “Janganlah mencela saudaramu. Janganlah mempermainkannya. Dan janganlah menjanjikannya sesuatu kepadanya, lalu engkau mengkhianatinya” (HR.Tirmidzi)
Semoga Allah swt memberikan kemampuan dan kemauan kepada kita untuk menahan diri dari perbuatan-perbuatan tercela. Amin
***
Jika yang saya sampaikan diatas benar maka sesungguhnya kebenaran itu datangnya dari Allah swt dan jika tidak benar maka itu sesungguhnya berasal dari diri saya sendiri.




15 Responses to “Saya Bukan Malaikat”
memang gampang melihat kesalahan orang lain tapi kesalahan kita sendiri sering kita tidak menyadarinya
[WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ’0 which is not a hashcash value.
benar bang, sampai ada yang repot menerbitkan peribahasa ” semut diseberang lautan tampak,gajah dipelupuk mata tiada tampak” ya bang
Maaf…Skedar mampir pakdhe
ada kopi dan goreng dibelakang mas-silahkan lho
Semoga bisa jadi panutan ya pakdhe
iya mas
Saya juga bukan malaikat PakDe…

Diantara sekian banyak pelatih, mungkin Pelatih dari Indonesia yang paling banyak ngomong.
padahal bukan pelatih pidato ya bang
Bang Iwan´s last blog ..Red CobeX | Sinopsis Movie dan Trailer
Postingan yang membuat saya merenung pagi ini….
maaf baru sempat mampir disini.
nggak apa2 bang-saya juga baru mampir kok
Bang Iwan´s last blog ..Red CobeX | Sinopsis Movie dan Trailer
Seringkali kita nggak sadar telah mencela orang lain, padahal kan mereka itu ciptaan Allah Ta’ala juga ya, Pakdhe…
benar, jangan gampang mencela lho
Kaka Akin´s last blog ..Suami Istri Berkarakter Surgawi
betul ya Dhe, kalau kita selalu berhasil dgn sukses bila melihat kekurangan dan kesalahan orang lain, kekurangan diri sendiri gak keliatan, seolah paling baik dan paling benar.
Semoga Allah swt memudahkan kita utk selalu mau koreksi diri sendiri,amin.
terimakasih utk wejangan yg berharga ini PakDhe ku sayang
salam
benar, kadan kita sok pintar ya mbak
padahal diatas kita masih ada yang lebih pintar
bundadontworry´s last blog ..4 Alasan Anda Lapar Mata
Terpengaruh film barat mungkin Pakde yg melatih pemain2nya bergaya militer (eh militer begitu nggak sih ? tp koq Pakde selembut salju ya hehehe, paling tdk yg sy tahu dulu ada di STPDN)
saya lembut kalau di blog
kalau diluar ya gak lembut2 amat nduk
winny´s last blog ..Open Your Eyes
duh Pakdhe.. tulisan ini membuat saya berpikir kembali.. betapa banyak Cak Duroko – Cak Duroko lain di dunia ini..
benar, jumlah yang kayak gini buanyak pwol
Assalamualaikum wr wb.
Benar mas, mencela itu jelas ranah ‘gibah’, jangankan itu ngomongin seseorang saja kita harus minta maaf dan sebutkan apa yang kita omongkan pada orang itu, baru dosa ini clear dimata Allah.
Menjaga hati, lidah dan fikir adalah dengan diam dan dzikir, kurasa itu yang bisa selamatkan kita dari setan yang ‘njelehi’ itu
Bila sempet mampirlah ke ke Blog saya, kita bisa share nanti disana
salam – satrio
setan menggoda dengan segala cara dan dari segala arah kan
satrio´s last blog ..Aku Ayah yang ‘bego’ bagi anak-anak ku
Jagalah hati…Jangan kau kotori jagalah hati…Lentera hidup ini
benar, hati harus selalu dibersihkan dari sifat2 tercela…
enggih Pak Dhe, Oyen cuman becanda kok sama Jenab
barangsiapa meneliti aib sendiri, dia tak akan sempat meneliti aib orang lain
benar, hisab diri sendiri sebelum dihisab kelak
amiin, pakdhe… smoga kita terhindar dari sifat hobby mencela tersebut… bayangkan, 4 jari di diri kita nunjuknya lho
jadi masih banyak yang menghadap kita ya nduk
funky fun-T mimi allegra´s last blog ..Allz – HI
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
selamat datang lagi bang
kemana saja nich….
KangBoed´s last blog ..Cinta dan Kerinduan Menggetarkan Jiwa yang Haus akan BelaianMU
akhirnya kang boed datang lagi
sudah jarang muncul
munir ardi´s last blog ..Mengisi Bulan Ramadhan dengan Hal yang bermanfaat
Leave a Reply